Sabtu, 25 Desember 2010

NATAL dan FINAL PIALA AFF

karena sat ini adalah momen natal, maka saya ingin mengucapkan selamat natal bagi yang merayakannya. saya memang bukan orang menganut agama yang merayakan hari raya tersebut, tapi saya tetap ingin mengucapkan hal ini, karena bagi saya perbedaan adalah hal yang lumrah. saat kita bicara toleransi maka saya menghargai hari raya mereka sebagaimana mereka menghargai hari raya yang saya rayakan. indonesia adalah negara yang berdiri diatas berbagai macam perbedaan, yang sebenarnya patut disyukuri karena kita dapat belajar dari perbedaan tersebut.

tanggal 26 desember nanti indonesia akan bertanding melawan malaysia dalam leg pertama final piala AFF yang dulu disebut piala tiger. tentu saja timnas indonesia berdiri diatas berbagai macam perbedaan. dan kalu perbedaan itu dihilangkan tentu saja akan menjadi janggal bagi kita semua kan??!!.

melihat performa timnas indonesia mulai dari babak penyisihan sampai pertandingan semifinal melawan filipina kemarin, tentu tudak salah kalu saya menaruh harapan agar timnas indonesia dapat memenangi kejuaraan ini. ya,,, saya hanya ingin mengucapkan selamat berjuang bagi timnas indonesia

Jumat, 24 Desember 2010

2011 heh... just waiting for 2012

segala sesuatu yang berawal pasti akan menemui akhir....

sepahit apapun hidup berjalan bagi saya, saya sendiri yang memulainya. to be positive, now i'm here writing and smiling just like i live happy life, but you know yes i am. maybe i don't have much money to spend even for food. but i still believes that God will give you (me actually) something that you really need, not just some shit that you simply want to obtain.

i write this because i need a thing to remind me, that i must cgange my path of life once more. taht is so ican face the world with confident face. foe now i may feel no shit about my life, but others around me still think i'm just a trash. for now i will life with that kind of stamp on my forehead. so i can get their pity and my lifeline will continues even for a second. and hell yeah i don't want to be like that forever.

so this is my resolution for next years (2011) success and happy that is.

surabaya session 2

saya menulis ini di MM net rempat saya bekerja.. lalu bagaimana saya bisa bekerja menjadi OP?
--------------------------------------------------------------------------

setelah seminggu berputar-putar di surabaya tanpa makan hanya minum.

saya terdampar di kejawan gebang. daerah pinggir laut sepertinya.
kenapa saya bisa berpikir seperti itu? karena sebelum mencapai tempat
itu saya sampai di kejawan putih tambak. emang sih tambak nggak selalu
dekat laut, tapi kalau di peta kayaknya sih cukup dekat. sebenarnya
sebelum mencapai kejawan gebang saya sudah singgah di berbagai masjid
di surabaya. sekedar meminta saran, yah saya cukup tahu diri untuk
nggak meminta makanan. sampai di kejawan saya solat zuhur di masjid,
lalu setelah imam selesai saya langsung menemui beliau. saya
menjelaskan keadaan saya dan beliau dengan baiknya membawa masalah
saya ke jamaah yang masih tersisa saat solat dzuhur. dan disanalah
saya dipertemukan dengan pak lukman alhakim.

siapa sih pak lukman itu? pak lukman adalah marbot alias penjaga
masjid. sebelum menjaga masjid beliau sempat bekerja di sebuah pabrik
dan pernah ditugaskan di semarang. singkat kata dengan bantuannya saya
bisa bekerja di salah satu resroran di kawasan laguna yaitu ANG resto.
tidak bertahan lama karena saya mendapat pekerjaan di warnet. kenapa
saya memilih bekerja di warnet? dasar keputusan saya adalah informasi.
dengan sumber informasi yang tanpa batas seperti internet, saya bisa
mempelajari hal-hal yang saya butuhkan untuk bertahan hidup. entah itu
life skills ataupun social skill (sebenarnya sih kalau mau belajar
social skills lebih baik langsung turun ke lapangan)

dan disinilah saya saat ini, penjaga warnet yang tetap belum bisa
makan rutin karena bisa makan kalau ada ordran atau ada orang baik
yang memberi uang. poor me T_T.....

oh ya,, walaupun tulisannya terlihat memelas, tapi saya menulis ini
sambil tersenyum dan ketawa-ketiwi. kenapa? karena hidup bagaimanapun
sulitnya tetap harus dijalani, daripada menjalani dengan keluh kesah
dan tangis lebih baik menjalaninya dengan tertawa bahagia.

bagi yang baa, saya minta doanya semoga saya dan anda dapat berhasil
dalam pergulatan hidup yang keras ini. dan semoga di tiap tikungan
jalan kehidupan yang saya lalui, saya tetap waspada agar tidak masuk
jurang tentunya.

Rabu, 22 Desember 2010

sebulan di surabaya

23 desember 2010 tanggal yang istimewa untuk saya. tanggal itu menandakan saya sudah sebulan di surabaya. sampai saat inipun saya masih berfikir, mengapa saya memutuskan untuk melarikan diri ke tempat ini. bukan, bukan masalah tujuan yang saya bingungkan. toh lari kke tempat lain sama saja artinya buat saya. intinya saya melarikan diri dari sesuatu di tempat lama itu.

lalu, kenapa saya menulis ini? ehm.. nggak pasti juga sih. salah satu yang terlintas dalam pikiran saya adalah saya harus mengingat terus pelarian ini. setidaknya dapat menjaga semangat untuk tetap hidup dan tidak menyerah terhadap keadaan yang kualami sekarang. oh ya, tulisan ini terpicu saat saya melihat tulisan teman-teman saya di tempat saya yang lama.

dan ini cerita saya.


tanggal 23 november saya sampai di kota ini. turun di stasiun gubeng jam 7 pagi. uang yang saya miliki tinggal Rp 125000 dan saya tidak punya siapa-siapa disini. target saya cuma satu, saya harus mendapat pekerjaan secepatnya, apapun itu. keluar stasiun saya disambut oleh makanan hangat, soto madura sih katanya, seperti tipikal stasiun lain di indonesia, setiap kita keluar stasiun langsung banyak orang menawarkan jaas angkutan, entah itu becak, ojeg ataupun taksi. orang lain mungkin akan teraasa terbantu dengan hal ini. tapi saya jujur agak jengkel. kenapa? yah,,, saat orang tanpa tujuan yang jelas seperti saya ditanyai terus kemana tujuan saya akan oergi tentu menjengkelkan, ditambah dengan kondisi fisik dan mental yang sudah lelah.

soto telah habis dan sebatang rokok telah sirna, saya akhirnya luluh juga pada tawaran tukang ojeg untuk mengantarkan saya ke warung internet terdekat. tempatnya terletak di dharmawangsa, di depan rumah sakit seingat saya. dan pilihan saya untuk mengunjungi warung internet ternyata bukanlah pilihan yang tepat. alih-alih mencari info lowongan kerja saya malah membaca komik. satu pelajaran bagi saya, saat hatimu masih menyesali keputusan yang dibuat tapi sudah tidak bisa membatalkannya maka kita (saya tepatnya) akan cenderung mencari pelampiasan.

setelah satu minggu dan uang saya bisa dibilang sudah habis, saya terus menyusuri kota surabaya; dengan berjalan kaki tentunya. dharmawangsa, klampis, wonokromo, itulah tempat yang saya kunjungi. dan tidur di pinggir jalan adalah keharusan. satu minggu yang mengerikan buat saya. saya terbiasa untuk hidup di jalan. tapi tanpa uang dan teman baru pertama kali saya lakukan. dan selama satu minggu itu pula hanya air yang saya masukkan ke tubuh saya. ah,, dan saya sempat ingin menangis saat saya meminta air di daerah kejawan di salah satu rumah penduduk disana. saya bukan hanya diberi air tapi dengan baiknya tuan rumah memberi saya makanan kecil. dan itu membuat saya tersadar saya telah benar-benar meninggalkan sesuatu yang menyenangkan, walaupun terlihat biasa ketika saya masih menikmatinya.

sementara bersambung dulu..

saatnya tidur...